5. Kemudian masukan ujung sabuk dari atas ke bawah.
Cara melakukan Hormat Perguruan :
Sikap Sempurna
1. Diawali posisi sikap\berdiri
2. Lalu kaki kiri digeser segikit ke kiri
3. Posisi tangan memegang tangan kiri dan jari telunjuk diluruskan.
4. Tangan di rapatkan kedepan dagu dan bersuara lantang mengucapkapkan Assalamualaikum
5. Kedua telapak tangan di dorong kedepan
6. Kedua tangan tarik ke pinggang
7. Kaki kanan maju sedikit, lalu telapak tangan ditusukkan ke tanah
8. Posisi tetap ujung jari-jari kedua tangan di di tarik ke arah ujung alis mata
9. Posisi tetap kedua tangan lurus kedepan dengan telapak tangan mengarah kedepan
10. Duduk bersimpuh.
Video Jurus Standar Kaidah SMI:
Kaidah Satria Muda Indonesia
1.Di awali posisi siap / berdiri tegak
2. Lalu kaki kiri di geser sedikit ke kiri
3. Posisi tangan kanan memegang tangan kiri dan jari telunjuk di luruskan
4. Tangan di rapatkan depan dagu
5. Kedua telapak tangan dorong kedepan
6. Kedua telapak tangan di tarik ke pinggang
7. Kaki kanan maju sedikit,lalu telapak tangan di luruskan ke tanah
8. Posisi tetap,ujung jari-jari kedua tangan di tarik ke arah ujung alis mata
9. Posisi tetap,kedua tangan lurus ke depan dan telapak tangan mengadah ke depan
10. Mengambil pukulan dari samping dengan posisi kaki melangkah sedikit ke depan dengan posisi tangan memberi siku ke depan dengan posisi kaki kuda kiri depan
11. Kaki kanan di lipat dan tangan di putar dan di hentakkan dengan posisi tangan di genggam
12. Kemudian maju kaki kanan dan hentakkan tangan ke bawah
13. Kemudian bawa kedua tangan belakang deangan posisi tangan lurus dan di genggam
14. Geser kaki kiri ke samping,lalu patahkan kuda-kuda kiri ke depan dan putar tangan
15.Buka telapak tangan,ambil dari bawah dan hentakkan ke depan
16.Kaki kiri melangkah ke belakang dan posisi tangan di buka dan putar badan dan kaki kanan di angkat dan kedua telapak tangan di buka
17.lompat dengan posisi kaki kiri di depan,kemudian mundur kaki kiri ke belakang,dan tangan di letakkan di alis mata kemudian tangan di luruskan ke depan dan di rapatkan
1. Tangan di rapatkan,dan duduk dengan lutut kanan di dirikan,kemudian kedua telapak tangan di buka dan di dorong lurus ke depan
2. Kaki kanan mundur ke belakang,tangan kanan di luruskan (genggam) dan tangan kiri di bawahnya (genggam),kemudian hentakkan tangan dengan posisi telpak tangan kanan di genggam dan kiri di buka
3. Kaki kanan maju kedepan,kemudian di susul dengan 2 kali pukulan lurus
4. Kemudian sikuan kanan
5. Hentakkan tangan kanan ke bawah dan tarik ke atas dengan posisi telapak tangan dibuka
6. Hentakkan tangan kanan ke bawah dengan posisi telapak tangan di genggam
7. Hentakkan tangan kanan ke bawah dengan posisi telpak tangan seperti cakaran
8. Hentakkan tangan kanan ke atas dengan posisi tangan seperti bertahan
9.Hentakkan tangan kanan ke dalam dengan posisi telapak tangan di genggam
10. Hentakkan tangan kiri ke depan dengan posisi telapak tangan di genggam
11. Kaki kiri maju kedepan,kemudian di susul dengan 2 kali pukulan lurus
12. Kemudian sikuan kiri
13. Hentakkan tangan kiri ke bawah dan tarik ke atas dengan posisi telapak tangan dibuka
14. Hentakkan tangan kiri ke bawah dengan posisi telapak tangan di genggam
15. Hentakkan tangan kiri ke bawah dengan posisi telpak tangan seperti cakaran
16. Hentakkan tangan kiri ke atas dengan posisi tangan seperti bertahan
17. Hentakkan tangan kiri ke dalam dengan posisi telapak tangan di genggam
18. Hentakkan tangan kiri ke depan dengan posisi telapak tangan di genggam
19. Kemudia balik badan dan maju kaki kanan kedepan,deangan posisi telapak tangan kanan di gengam dan telapak kiri di buka
Tendangan ini dilakukan dengan menggunakan sebelah
kaki dan tungkai. Saat melakukan tendangan belakang, lintasannya harus lurus ke
belakang tubuh dan membelakangi lawan.
Tendangan ini bisa dilakukan dengan atau tanpa
melihat sasaran. Sasarannya, yaitu seluruh bagian tubuh.
Saat melakukan tendangan belakang, sikap kuda-kuda
depan harus kuat. Kemudian, melangkah dengan salah satu kaki, dan putar tubuh
180 derajat. Tubuh dibungkukkan dan tumpukkan kedua tangan dilantai selebar
bahu. Tendangkan kaki ke belakang dengan bagian tumit atau telapak kaki dengan
sasaran yang dituju
2. Tendangan Jejag
Tendangan jejag juga dikenal dengan tendangan gejos.
Tendangan ini dilakukan dengan dengan cara mengangkat lutut setinggi mungkin
kemudian mendorong tungkai ke arah sasaran.
Tendangan jejag dilakukan dengan berdiri dengan
salah satu kaki yang dijadikan tumpuan. Kaki kemudian diangkat setinggi mungkin
dengan lutut ditekuk. Selanjutnya tendang kaki yang diangkat untuk menyerang
lawan.
MACAM-macam
tendangan dalam pencak silat memiliki beberapa teknik saat
melakukannya. Setidaknya ada lima dasar tendangan yang dilakukan dalam olahraga
pencak silat.
Pencak
Silat dikenal sebagai jenis seni bela diri yang diwariskan dari
generasi ke generasi di Indonesia. Istilah pencak silat adalah penggabungan dua
kata, yakni pencak dan silat. Istilah pencak lebih dikenal di Jawa, sedangkan
di Sumaterda lebih dikenal dengan silat.
Dalam prakteknya, silat masing-masing memiliki
kekhasan dari segi gerak, musik pengiring, dan peralatan pendukung. Salah satu
gerakannya adalah tendangan. Berikut lima macam tendangan dalam pencak silat:
5. Tendangan Lurus
Tendangan ini menyasar bagian depan lawan dengan
menggunakan ujung kaki. Oleh karena itu, tendangan lurus disebut juga dengan
tendangan depan. Tendangan dilakukan dengan kekuatan penuh dengan mengincar
perut lawan.
Tendangan lurus dilakukan dengan posisi tubuh
sejajar dan menghadap lawan. Kemudian salah satu kaki ditendang ke depan dan
hentakkan kaki sejajar dengan bahu. Kedua tangan berada di depan dada sebagai
penyeimbang.
(Macam-macam tendangan dalam pencak silat)
4. Tendangan Sabit
Seperti namanya, tendangan ini membentuk lintasan
seperti sabit. Nama lain dari tendangan ini adalah tendangan melingkar. Target
tendangan sabit adalah perut lawan.
Tendangan sabit dilakukan dengan sikap kaki
kuda-kuda kiri. Kemudian kaki kanan ditendang ke depan dengan menghentakkan
punggung kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.
3. Tendangan “T”
Tendangan T memerlukan kekuatan paha dan betis saat
melakukannya. Bagian kaki yang digunakan untuk menyerang yaitu bagian tumit dan
telapak kaki.
(Pertandingan pencak silat selalu menarik untuk
dinantikan)
Tendangan T adalah jenis tendangan yang posisi
tubuhnya menyamping. Ada variasi saat melakukan tendangan T, yakni T gantung, T
jepret, dan T lompat. Target sasaran tendangan T adalah seluruh tubuh lawan
Pencak silat merupakan salah satu olahraga bela diri yang mana olahraga ini berasal dari Indonesia . olahraga ini juga dapat meningkatkan aspek spiritual yang mana orang pada zaman dulu sebelum dia mencapai suatu tingkat ilmu yang tinggi terlebih dahulu dia melakukan semadi. Aspek lain yang juga terbentuk dalam olahraga ini ialah aspek seni budaya.Sikap kuda-kuda dalam pencak silat adalah hal yang sangat penting, sebaik apapun teknik serangan tidak ada artinya jika tidak didukung dengan kuda-kuda yang baik. Istilah "kuda-kuda" berasal dari kata "kuda" yang berarti posisi kaki seperti menunggang kuda.