Proses Pendidikan Hidup Sehat
Pendidikan tidak lepas dari proses belajar, dan faktor-faktor manusia yang berperan dalam proses belajar adalah kematangan, pengetahuan dan motivasi. Menurut Notoadmodjo (2003), pendidikan kesehatan adalah suatu bentuk intervensi atau upaya yang ditujukan kepada perilaku, agar perilaku tersebut kondusif untuk kesehatan. Untuk mengubah pemahaman perilaku belum sehat menjadi perilaku sehat. Menurut Azwar (1983), membagi menjadi 3 macam, yaitu:
1) Perilaku yang menjadikan kesehatan sebagai suatu yang bernilai di masyarakat sehingga kader kesehatan mempunyai tanggung jawab didalam penyuluhannya mengarahkan cara hidup sehat menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari.
2) Secara mandiri mampu menciptakan perilaku sehat bagi dirinya sendiri maupun kelompok, dalam hal ini pelayanan kesehatan dasar diarahkan agar dikelola sendiri oleh masyarakat dalam bentuk yang nyata contohnya adalah posyandu.
3) Mendorong perkembangan dan penggunaan sarana pelayanan kesehatan yang ada secara tepat.
Dari batasan ini tersirat unsur-unsur pendidikan yakni: input adalah sasaran pendidikan (individu, kelompok, masyarakat) dan pendidik (pelaku pendidikan); proses (upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain); output (melakukan apa yang diharapkan atau perilaku).Proses pendidikan tersebut berlangsung didalam suatu lingkungan pendidikan atau tempat dimana pendidikan itu berlangsung, biasanya dibedakan menjadi tiga yaitu tri pusat pendidikan yaitu didalam keluarga (pendidikan informal), didalamsekolah (pendidikan formal), dan didalam masyarakat.
Proses pendidikan kesehatan juga mengikuti proses tersebut, dan unsur-unsurnya pun sama. Yang bertindak selaku pendidik kesehatan disini adalah semuapetugas kesehatan dan siapa saja yang berusaha untuk mempengaruhi individu ataumasyarakat guna meningkatkan kesehatan mereka. Karena itu individu, kelompokataupun masyarakat, disamping dianggap sebagai sasaran (obyek) pendidikan, juga dapat berlaku sebagai subyek(pelaku) pendidikan kesehatan masyarakat apabila mereka di ikutsertakan didalam usaha kesehatan masyarakat. Yang diartikan anak didik atau sasaran pendidikan adalah masyarakat atau individu, baik yang sakit maupun yang tidak belum sakit, baik anak-anak maupun orang dewasa. Jadi,lingkungan pendidikan kesehatan juga mengikuti tri pusat pendidikan, yaitu :
- lingkungan keluarga
- lingkungan sekolah
- lingkungan eksternal
- Promosi (pengenalan) ''pelayanan''
- Pencegahan (Preventif) ''datang kepuskesmas jika sudah merasa tidak enak badan''
- Kuratif (Penyembuhan) '' di berikan obat''
- Pemulihan
