Tehnik Tendangan Pencak Silat
1. Tendangan Belakang
Tendangan ini dilakukan dengan menggunakan sebelah
kaki dan tungkai. Saat melakukan tendangan belakang, lintasannya harus lurus ke
belakang tubuh dan membelakangi lawan.
Tendangan ini bisa dilakukan dengan atau tanpa
melihat sasaran. Sasarannya, yaitu seluruh bagian tubuh.
Saat melakukan tendangan belakang, sikap kuda-kuda
depan harus kuat. Kemudian, melangkah dengan salah satu kaki, dan putar tubuh
180 derajat. Tubuh dibungkukkan dan tumpukkan kedua tangan dilantai selebar
bahu. Tendangkan kaki ke belakang dengan bagian tumit atau telapak kaki dengan
sasaran yang dituju
2. Tendangan Jejag
Tendangan jejag juga dikenal dengan tendangan gejos.
Tendangan ini dilakukan dengan dengan cara mengangkat lutut setinggi mungkin
kemudian mendorong tungkai ke arah sasaran.
Tendangan jejag dilakukan dengan berdiri dengan
salah satu kaki yang dijadikan tumpuan. Kaki kemudian diangkat setinggi mungkin
dengan lutut ditekuk. Selanjutnya tendang kaki yang diangkat untuk menyerang
lawan.
MACAM-macam
tendangan dalam pencak silat memiliki beberapa teknik saat
melakukannya. Setidaknya ada lima dasar tendangan yang dilakukan dalam olahraga
pencak silat.
Pencak
Silat dikenal sebagai jenis seni bela diri yang diwariskan dari
generasi ke generasi di Indonesia. Istilah pencak silat adalah penggabungan dua
kata, yakni pencak dan silat. Istilah pencak lebih dikenal di Jawa, sedangkan
di Sumaterda lebih dikenal dengan silat.
Dalam prakteknya, silat masing-masing memiliki
kekhasan dari segi gerak, musik pengiring, dan peralatan pendukung. Salah satu
gerakannya adalah tendangan. Berikut lima macam tendangan dalam pencak silat:
5. Tendangan Lurus
Tendangan ini menyasar bagian depan lawan dengan
menggunakan ujung kaki. Oleh karena itu, tendangan lurus disebut juga dengan
tendangan depan. Tendangan dilakukan dengan kekuatan penuh dengan mengincar
perut lawan.
Tendangan lurus dilakukan dengan posisi tubuh
sejajar dan menghadap lawan. Kemudian salah satu kaki ditendang ke depan dan
hentakkan kaki sejajar dengan bahu. Kedua tangan berada di depan dada sebagai
penyeimbang.
(Macam-macam tendangan dalam pencak silat)
4. Tendangan Sabit
Seperti namanya, tendangan ini membentuk lintasan
seperti sabit. Nama lain dari tendangan ini adalah tendangan melingkar. Target
tendangan sabit adalah perut lawan.
Tendangan sabit dilakukan dengan sikap kaki
kuda-kuda kiri. Kemudian kaki kanan ditendang ke depan dengan menghentakkan
punggung kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.
3. Tendangan “T”
Tendangan T memerlukan kekuatan paha dan betis saat
melakukannya. Bagian kaki yang digunakan untuk menyerang yaitu bagian tumit dan
telapak kaki.
(Pertandingan pencak silat selalu menarik untuk
dinantikan)
Tendangan T adalah jenis tendangan yang posisi
tubuhnya menyamping. Ada variasi saat melakukan tendangan T, yakni T gantung, T
jepret, dan T lompat. Target sasaran tendangan T adalah seluruh tubuh lawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar