Sabtu, 23 Oktober 2021

(9) Video Kuda Kuda Dasar SMI

Nama: Riswani

Npm: 2006104020110

Unit: 4 ( Empat) 

M. 9

KUDA-KUDA DASAR PPS SATRIA MUDA INDONESIA 


1. KUDA-KUDA SATU MAJU 


. Melangkahkan kaki kanan ke depan


. Kedua lutut ditekuk


. Sikap badan memipih


. Posisi tangan kanan membentuk sudut untuk melindungi iga laying


. Posisi tangan kiri membentuk sudut untuk melindungi ulu hati


. Posisi telapak kaki kanan membentuk sudut 900 dengan telapak kaki kiri


. Pandangan ke depan.


2. KUDA-KUDA DUA MAJU


. Melangkahkan kaki kiri ke depan


. Kedua lutut ditekuk


. Sikap badan memipih


. Posisi tangan kiri membentuk sudut untuk melindungi iga layang


. Posisi tangan kanan membentuk sudut untuk melindungi iga hati


. Posisi telapak kaki kiri membentuk sudut 900 dengan telapak kaki kanan


. Pandangan ke depan.


3. KUDA-KUDA SATU MUNDUR


. Melangkahkan kaki kiri ke belakang


. Kedua lutut ditekuk


. Sikap badan memipih


. Posisi tangan kiri membentuk sudut untuk melindungi iga layang


. Posisi tangan kanan membentuk sudut untuk melindungi iga hati


. Posisi telapak kaki kiri membentuk sudut 900 dengan telapak kaki kanan


. Pandangan ke depan.


4. KUDA-KUDA DUA MUNDUR


. Melangkah kan kaki kanan ke belakang


. Kedua lutut ditekuk


. Sikap badan memipih


. Posisi tangan kiri membentuk sudut untuk melindungi iga layang


. Posisi tangan kanan membentuk sudut untuk melindungi iga hati


. Posisi telapak kaki kiri membentuk sudut 900 dengan telapak kaki kanan


. Pandangan ke depan.


5.KUDA-KUDA SAMPING KANAN


. Langkahkan kaki kanan ke samping


. Posisi badan menghadap ke kanan


. Posisi tangan kiri mengepal membentuk sudut melindungi iga layang


. Posisi tangan kanan membentuk sudut berada di ulu hati


. Pandangan ke depan.


6. KUDA-KUDA SAMPING KIRI


. Langkahkan kaki kiri ke samping kiri


· Posisi badan menghadap ke kiri


· Posisi tangan kanan mengepal membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kiri membentuk sudut berada di ulu hati


· Pandangan lurus ke depan.


7. KUDA-KUDA SERONG KANAN MAJU


· Langkahkan kaki kanan ke depan menyerong 450 ke kanan


· Posisi kakim kiri jinjit


· Posisi tangan kanan mengepal membentuk sudut melindungi dada


· Posisi tangan kiri siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


8. KUDA-KUDA SERONG KIRI MAJU


· Langkahkan kaki kiri ke depan menyerong 450 ke kiri


· Posisi kaki kanan jinjit


· Posisi tangan kiri mengepal membentuk sudut melindungi dada


· Posisi tangan kanan siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


9. KUDA-KUDA SERONG KANAN MUNDUR


· Langkahkan kaki kiri ke belakang menyerong 450 ke kiri


· Posisi kaki kiri jinjit


· Posisi tangan kanan mengepal membentuk sudut melindungi dada


· Posisi tangan kiri siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


10. KUDA-KUDA SERONG KIRI MUNDUR


· Langkahkan kaki kanan ke belakang menyerong 450 ke kanan


· Posisi kaki kanan jinjit


· Posisi tangan kiri mrngepal membentuk sudut melindungi dada


· Posisi tangan kanan siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


11. KUDA-KUDA SILANG KANAN MAJU


· Langkahkan kaki kanan ke depan dengan mata kaki menghadap ke depan


· Posisi kaki belakang jinjit


· Posisi telapak kaki belakakng dan depan membentuk huruf T


· Posisi tangan kiri membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kanan mengepal didepan dada siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


12. KUDA-KUDA SILANG KIRI MAJU


· Langkahkan kaki kiri ke depan dengan mata kaki menghadap ke depan


· Posisi kaki belakang jinjit


· Posisi telapak kaki belakang dan depan membentuk hueuf T


· Posisi tangan kanan membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kanan mengepal di depan dada siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


13. KUDA-KUDA SILANG KANAN MUNDUR


· Tarik kaki kiri ke belakang melalui belakang kaki kanan dangan mata kaki kanan mnghadap ke depan


· Posisi kaki belakang jinjit


· Posisi telapak kaki belakang dan depan membentuk huruf T


· Posisi tangan kiri membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kanan mengepal di depan dada siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


14. KUDA-KUDA SILANG KIRI MUNDUR


· Tarik kaki kanan ke belakang melalui belakang kaki kiri dengan mata kaki kiri menghadap ke depan


· Posisi kaki belakang jinjit


· Posisi telapak kaki belakang dan depan membentuk huruf T


· Posisi tangan kanan membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kanan mengepal di depan dada siap untuk menyerang


· Pandangan ke depan.


15. KUDA-KUDA SILANG ISI KANAN


· Langkahkan kaki kanan melalui belakang kaki kiri


· Mata kaki kiri menghadap ke luar


· Posisi kaki kanan jinjit


· Posisi badan memipih


· Posisi tangan kiri membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kanan mengepal berada di depan dada


· Pandangan ke depan.


16. KUDA-KUDA SILANG ISI KIRI


· Langkahkan kaki kiri melalui belakang kaki kanan


· Mata kaki kanan menghadap ke luar


· Posisi kaki kiri jinjit


· Posisi badan memipih


· Posisi tangan kanan membentuk sudut melindungi iga layang


· Posisi tangan kiri mengepal berada di depan dada


· Pandangan ke depan.


17. KUDA-KUDA SILANG TARIK KANAN


. Langkahkan kaki kiri ke belakang melalui depan kaki kanan


· Mata kaki kiri menghadap ke luar


· Posisi kaki kanan jinjit


· Posisi badan memipih dan condong kearah kaki kiri


· Tangan kiri membentuk sudut melindungi iga layang


· Tangan kanan membentuk sudut beradad di depan dada


· Pandangan ke depan.


18. KUDA-KUDA SILANG TARIK KIRI


· Tarik kaki kanan ke belakang melalui depan kaki kiri


· Mata kaki kanan menghadap ke luar


· Kaki kiri jinjit


· Posisi badan memipih dan condong kearah kaki kanan


· Tangan kanan membentuk sudut melindungi iga layang


· Tangan kiri mengepal membentuk sudut berada di depan dada


· Pandangan ke depan.


19. KUDA-KUDA SILANG BALIK KIRI


· Posisi kuda-kuda dua (II)


· Putar badan 3600 ke arah kanan hingga membentuk kuda-kuda silang


· Kembali ke posisi awal.


20. KUDA-KUDA SILANG BALIK KANAN


· Posisi kuda-kuda satu (I)


· Putar badan 3600 ke arah kiri hingga 

 kuda-kuda silang


· Kembali ke posisi awal.


Senin, 11 Oktober 2021

TEHNIK TENDANGAN PRNCAK SILAT (7)

 


Tehnik Tendangan Pencak Silat


1. Tendangan Belakang

Tendangan ini dilakukan dengan menggunakan sebelah kaki dan tungkai. Saat melakukan tendangan belakang, lintasannya harus lurus ke belakang tubuh dan membelakangi lawan.

Tendangan ini bisa dilakukan dengan atau tanpa melihat sasaran. Sasarannya, yaitu seluruh bagian tubuh.

Saat melakukan tendangan belakang, sikap kuda-kuda depan harus kuat. Kemudian, melangkah dengan salah satu kaki, dan putar tubuh 180 derajat. Tubuh dibungkukkan dan tumpukkan kedua tangan dilantai selebar bahu. Tendangkan kaki ke belakang dengan bagian tumit atau telapak kaki dengan sasaran yang dituju

2. Tendangan Jejag

Tendangan jejag juga dikenal dengan tendangan gejos. Tendangan ini dilakukan dengan dengan cara mengangkat lutut setinggi mungkin kemudian mendorong tungkai ke arah sasaran.

Tendangan jejag dilakukan dengan berdiri dengan salah satu kaki yang dijadikan tumpuan. Kaki kemudian diangkat setinggi mungkin dengan lutut ditekuk. Selanjutnya tendang kaki yang diangkat untuk menyerang lawan.

MACAM-macam tendangan dalam pencak silat memiliki beberapa teknik saat melakukannya. Setidaknya ada lima dasar tendangan yang dilakukan dalam olahraga pencak silat.

Pencak Silat dikenal sebagai jenis seni bela diri yang diwariskan dari generasi ke generasi di Indonesia. Istilah pencak silat adalah penggabungan dua kata, yakni pencak dan silat. Istilah pencak lebih dikenal di Jawa, sedangkan di Sumaterda lebih dikenal dengan silat.

Dalam prakteknya, silat masing-masing memiliki kekhasan dari segi gerak, musik pengiring, dan peralatan pendukung. Salah satu gerakannya adalah tendangan. Berikut lima macam tendangan dalam pencak silat:

5. Tendangan Lurus

Tendangan ini menyasar bagian depan lawan dengan menggunakan ujung kaki. Oleh karena itu, tendangan lurus disebut juga dengan tendangan depan. Tendangan dilakukan dengan kekuatan penuh dengan mengincar perut lawan.

Tendangan lurus dilakukan dengan posisi tubuh sejajar dan menghadap lawan. Kemudian salah satu kaki ditendang ke depan dan hentakkan kaki sejajar dengan bahu. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

 

(Macam-macam tendangan dalam pencak silat)

4. Tendangan Sabit

Seperti namanya, tendangan ini membentuk lintasan seperti sabit. Nama lain dari tendangan ini adalah tendangan melingkar. Target tendangan sabit adalah perut lawan.

Tendangan sabit dilakukan dengan sikap kaki kuda-kuda kiri. Kemudian kaki kanan ditendang ke depan dengan menghentakkan punggung kaki. Kedua tangan berada di depan dada sebagai penyeimbang.

3. Tendangan “T”

Tendangan T memerlukan kekuatan paha dan betis saat melakukannya. Bagian kaki yang digunakan untuk menyerang yaitu bagian tumit dan telapak kaki.

 

(Pertandingan pencak silat selalu menarik untuk dinantikan)

Tendangan T adalah jenis tendangan yang posisi tubuhnya menyamping. Ada variasi saat melakukan tendangan T, yakni T gantung, T jepret, dan T lompat. Target sasaran tendangan T adalah seluruh tubuh lawan

Senin, 04 Oktober 2021

TEHNIK PUKULAN (7)


 

Jurus pukulan sembilan santria muda indonesia

1. Tangan di rapatkan,dan duduk dengan lutut kanan di dirikan,kemudian kedua telapak tangan di buka dan di dorong lurus ke depan

2. Kaki kanan mundur ke belakang,tangan kanan di luruskan (genggam) dan tangan kiri di bawahnya (genggam),kemudian hentakkan tangan dengan posisi telpak tangan kanan di genggam dan kiri di buka

3. Kaki kanan maju kedepan,kemudian di susul dengan 2 kali pukulan lurus

4. Kemudian sikuan kanan

5. Hentakkan tangan kanan ke bawah dan tarik ke atas dengan posisi telapak tangan dibuka

6. Hentakkan tangan kanan ke bawah dengan posisi telapak tangan di genggam

7. Hentakkan tangan kanan ke bawah dengan posisi telpak tangan seperti cakaran 

8. Hentakkan tangan kanan ke atas dengan posisi tangan seperti bertahan

9.Hentakkan tangan kanan ke dalam dengan posisi telapak tangan di genggam

10. Hentakkan tangan kiri ke depan dengan posisi telapak tangan di genggam

11.  Kaki kiri maju kedepan,kemudian di susul dengan 2 kali pukulan lurus

12. Kemudian sikuan kiri

13. Hentakkan tangan kiri ke bawah dan tarik ke atas dengan posisi telapak tangan dibuka

14. Hentakkan tangan kiri ke bawah dengan posisi telapak tangan di genggam

15. Hentakkan tangan kiri ke bawah dengan posisi telpak tangan seperti cakaran 

16. Hentakkan tangan kiri ke atas dengan posisi tangan seperti bertahan

17. Hentakkan tangan kiri ke dalam dengan posisi telapak tangan di genggam

18. Hentakkan tangan kiri ke depan dengan posisi telapak tangan di genggam

19. Kemudia balik badan dan maju kaki kanan kedepan,deangan posisi telapak  tangan kanan di gengam dan telapak kiri di buka

Senin, 27 September 2021

Teknik Kuda Kuda (6)


      Pencak silat merupakan salah satu olahraga bela diri yang mana olahraga ini berasal dari Indonesia . olahraga ini juga dapat meningkatkan aspek spiritual yang mana orang pada zaman dulu sebelum dia mencapai suatu tingkat ilmu yang tinggi terlebih dahulu dia melakukan semadi. Aspek lain yang juga terbentuk dalam olahraga ini ialah aspek seni budaya. Sikap kuda-kuda dalam pencak silat adalah hal yang sangat penting, sebaik apapun teknik serangan tidak ada artinya jika tidak didukung dengan kuda-kuda yang baik. Istilah "kuda-kuda" berasal dari kata "kuda" yang berarti posisi kaki seperti menunggang kuda. 

kuda kuda dalam pencak silat

  • Kuda-Kuda Belakang - Cara melakukannya : Salah satu kaki di letakan dibelakang, kaki kanan di depan kaki kiri atau sebaliknya, kedua kaki terletak satu garis. Kaki yang berada di belakang ditekuk dan kaki yang berada di depan sedikit di luruskan. Berat badan 90 persen diletakan diatas kaki yang berada dibelakang. Posisi kedua kaki kurang lebih membentuk sudut 30 derajat.             

    Untuk kuda-kuda belakang, 
    dapat dibentuk dengan tumpuan berat badan  pada kaki belakang. Tumit yang dipakai sebagai tumpuan tegak dengan panggul, badan agak condong ke depan, kaki depan di injit dan menapak dengan tumit atau ujung kaki.
  • Kuda-Kuda Tengah -  Cara melakukan kuda-kuda tengah adalah di bentuk dengan kedua kaki yang ditekukan dengan menempatkan titik berat badan berada di tengah. Sementara kedua kaki posisikan melebar sejajar. Atu juga bisa melakukan dengan cara serong. Sudut kedua telapak kaki serong membentuk 30 derajat, dengan tampak depan tampak samping dan juga tampak belakang. 
          Lakukan Kuda-kuda samping dengan cara satu kaki ditekuk dan kaki yang lain lurus ke samping,           berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki. 
  • Kuda-Kuda Silang Depan - Kuda-kuda silang depan dibentuk dengan menginjakkan satu kaki ke depan atau kebelakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada satu kaki, sedangkan kaki yang lain disentuhkan pada lantai dengan ibu jari kaki atau ujung jari kaki. Cara melakukan kuda-kuda silang dengan cara satu kaki didepan, berat badan bertumpu pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki. Fokuskan padangan lurus kedepan.
  • Kuda-Kuda Silang Belakang - Kuda-kuda silang belakang  yaitu kuda-kuda dengan salah satu kaki berada di belakang  dengan keadaan menyilang dan kaki di tumpukan ke belakang, badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan  gerakan tersebut. Cara melakukan kuda-kuda silang belakang adalah dengan cara satu kaki berada di belakang dengan keadaan menyilang dan kaki di tumpukan ke belakang. Posisi badan tetap tegak lurus, sementara kedua lutut di tekuk dengan salah satu tangan diarahkan ke belakang.
  • Kuda-kuda Khusus 

        Posisi berdiri dengan satu kaki sebagai tumpuan, sikap ini biasanya digunakan pada saat salah satu         kaki digunakan untuk menangkis, menghindar ataupun menyerang. Agar kuda-kuda ini lebih kuat         dilakukan latihan kekuatan otot kaki dan latihan keseimbangan. 

  1. Pasang satu - Pasang satu adalah sikap dengan posisi badan tegak dengan kedua tangan disamping dalam keadaan siap silat dan kedua kaki di buka selebar bahu.
  2. Pasang dua - Pasng dua dibentuk dengan badan tetap pada posisi tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua  tangan mengepal dan sejajar pinggang.
  3. Pasang tiga - Sikap badan sama seperti pasang dua dengan posisi tegak lurus, kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata dengan kepalan tangan terbuka.
  4. Pasang empat - Sikap badan, dan mata sama seperti sikap pasang tiga, yang membedakan adalah tangan diangkat sejajar mata dengan posisis silang. Awalnya kepalan tangan terbuka kemudian tangan sudah terkepal.
  
Latihan Langkah Kuda-kuda Silat Menggunakan 8 Arah Mata Angin
     
Terdapat delapan gerakan yang dilakukan dalam
 Latihan Langkah Kuda-kuda Silat Menggunakan 8 Arah Mata Angin, berikut ini penjelasn lengkapnya.

Pola Langkah

Ada enam pola langkah dalam teknih pencak silat yaitu: 
Pola langkah lurus, Pola langkah zikzak, Pola langkah ladam atau huruf  U, Pola langkah segi tiga, Pola langkah huruf S, dan Pola langkah segi 4. Berikut ini penjelasannya.
  1. Pola langkah lurus - Merupakan gerak langkah yang membentuk garis lurus ,baik langkah maju maupin langkah mundur. Pelaksanaanya dimulai dari salah satu kuda-kuda (kuda-kuda tengah).
  2. Pola langkah zikzak - Merupakan gerak langkah yang membentuk  mata gergaji atau pola zig-zag. Pelaksanaanya dimulai dari sikap pasang dengan pola langkah serong.
  3. Pola langkah ladam atau huruf  U - Pelaksanaanya dimulai dari sikap awal tegak, gerakkan kaki kesamping kanan diikuti kaki kiri menutup (merapat), kemudian kaki kiri maju, kaki di tarik kembali dan merapat kemudian digerakan ke samping kiri. Kaki kanan ditarik dirapatkan, kemudian dilangkahkan kedepan. Terakhir kaki kanan ditarik kembali merapat seperti sikap awal.
  4. Pola langkah segi tiga - Pelaksanaanya berdiri di titik 0, geser kaki kanan ke titik 1, diikuti kaki kiri ke titik 2, lanjutkan ke titik  4, lanjutkan juga ke titik 4 dan 5 (berat badan di titik 5). Tarik kaki kanan ke titik 6, kaki kanan ketitik 7 dengan kuda-kuda depantarik kaki kanan keposisi awal.
  5. Pola langkah huruf S - Berdiri dengan posisi titik menghadap sesui dengan arah yang di tunjukan. Geser kaki kanan ke arah berat badan ke di kaki kanan, dikkuti kaki kiri, kaki kiri ke titik 3 berat badan di kaki kiri selanjutnya cabut kaki kanan lewati kaki kiri sampai di titik 4, kaki kanan yang di titik 4 di titik 5 putar di tempat, sementara kaki kiri yang ada di titik 3 injit, gugus kaki kiri lewat tanda panah dengan jalur titik 6 sampai di titik.
  6. Pola langkah segi 4 -  Pelaksanakannya bisa memakai kombinasi kuda-kuda tengah ,samping dan belakang.

 

Senin, 20 September 2021

Teknik Dasar Pencak Silat (5)

 PEMBELAJARAN PENCAK SILAT


Nama                         : Riswani      

Npm                            : 2006104020110

Unit                             : 4 (Empat)

Pertemuan ke             : 5

 

Teknik dasar Pencak Silat 





    Rusli Lutan (dalam Herman Tarigan, 2003:23) membagi tiga gerakan dasar yaitu, lokomotor, gerak non lokomotor serta gerak manipulatif. Pengertian dari gerak dasar pencak silat adalah suatu gerak terencana, terarah, terkoordinasi dan terkendali, yang mempunyai empat aspek sebagai satu kesatuan. Aspek yang dimaksud adalah aspek mental dan spiritual, aspek bela diri,aspek olahraga, serta aspek seni budaya. Pencak silat merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari karena memiliki empat aspek yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan (Johansyah Lubis, 2014: 17)

1. Teknik kuda-kuda

    Teknik kuda-kuda merupakan teknik dasar pencak silat yang sebaiknya dipelajari pertama kali. Teknik ini dilakukan dengan cara menapakkan kaki agar tubuh menjadi seimbang saat menyerang maupun bertahan. Ada enam jenis kuda-kuda dalam pencak silat, yaitu kuda-kuda depan, kuda-kuda tengah, kuda-kuda belakang, kuda-kuda samping, kuda-kuda silang, serta kuda-kuda depan dan belakang

Kuda-kuda adalah teknik yang memperlihatkan sikap dari kedua kaki dalam keadaan statis. Teknik kuda-kuda juga digunkan sebagai latihan dasar pencak silat dalam memperkuat otot kaki. Dalam melakukan kudakuda, otot yang dominan adalah qudriseps femoris dan hamstring

2. Teknik pukulan





Teknik pukulan merupakan salah satu teknik dasar yang cukup penting dalam pencak silat. Gerakan ini bisa dilakukan baik dalam kondisi menyerang maupun saat bertahan. Ada empat jenis pukulan pada pencak silat, yaitu pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, dan pukulan melingkar.

 

·         Pukulan lurus dilakukan dengan salah satu tangan untuk memukul ke arah depan dengan sasarah bagian dada lawan.

·         Pukulan tegak dilakukan dengan sasaran bagian bahu atau sendi bahu lawan

·         Pukulan bandul dilakukan dengan mengayunkan salah satu tangan yang berbentuk kepalan ke lawan dengan sasaran ulu hati.

·         Pukulan melingkar dilakukan dengan gerakan melingkar dan sasarannya adalah bagian pinggang lawan

narasi

 Menurut saya, Pukulan adalah gerakan yang menggunakan tangan dan lengan. dengan gerakan terstruktur dan memiliki beragam teknik beserta stimulus dan reaksinya lawan  bertujuan untuk menjatuhkan lawan  

Pendapat ahli

1.    Pukulan merupakan teknik serangan dengan menggunakan tangan atau lengan, berdasarkan lintasan dan perkenaannya meliputi pukulan tusuk, pukulan sangga, pukulan getok, pukulan totok, pukulan tinju, pukulan tampar, pukulan pagut, pukulan cambuk, pukulan busur, pukulan lingkar, pukulan tebas, pukulan papas,pukulan depan, dan pukulan samping Mulyana (2014:119).

Jadi dari definisi para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa tangan dan lengan merupakan teknik serangan pukulan. Teknik pukulan sendiri harus memiliki sasaran (bagian-bagian tubuh yang boleh diserang atau dipukul), bidang sasaran  (pukulan yang digunakan kepalan tangan), dan lintasan (sesuai dengan peraturan yang ada pukulan harus lurus). Teknik pukulan yang baik dan benar sendiri memiliki tujuan agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti cidera

3. Teknik Tendangan



Teknik tendangan pada pencak silat merupakan salah satu teknik dasar yang cukup penting. Teknik ini dilakukan untuk kondisi menyerang maupun bertahan. Tendangan ini bisa dilakukan menggunakan bagian punggung kaki, telapak kaki, ujung kaki, atau tumit.

Ada empat jenis tendangan dalam pencak silat, yaitu tendangan samping atau C, tendangan lurus ke depan atau A, tendangan T, dan tendangan melingkar.

narasi

Teknik serangan pencak silat merupakan gerak dasar pencak silat yang sering digunakan dalam suatu latihan masing-masing maupun pertandingan laga pencak silat, serangan sendiri merupakan bagian integral dari belaan atau pertahanan. Karena itu serangan dapat disebut sebagai belaan dan pertahananaktif.

Pendapat ahli

1.    Serangan pencak silat merupakan teknik untuk merebut inisiatif lawan dan membuat lawan tidak dapat melakukan serangan atau belaan, dan semuanyadilakukan secara taktis (Mulyana, 2014:118).

2.    Menurut Aziz (2002:8) karena pencak silat memiliki kekuatan kaki eksplosif yang lebih baik dan terutama kemampuan yang di tubuh bagian bawah.Serangan memiliki 3 konsep kunci utama yang harus diperhatikan seorang pesilat untuk melakukan sebuah serangan yaitu: 1) Sasaran; bagian tubuh yang menjadi tujuan perkenaan serangan, 2) Penyasar atau bidang sasaran; bagian tubuh yang mengenai sasaran, 3) Lintasan; arah pergerakan penyasar.

3.    Rahayuni (2014:28) hanya terdapat 2 (dua) teknik serangan yaitu: 1)serangan tangan (pukulan lurus, bandul, sangkol, tebak, totok, dan sikutan), 2) serangan kaki (tendangan depan, tendangan sabit, tendangan belakang, dan tendangan T). Tendangan samping atau C yaitu teknik menendang menggunakan bagian punggung kaki Tendangan lurus ke depan atau A yaitu tendangan dengan cara menghentakkan telapak kaki sejajar dengan bahuTendangan T yaitu tendangan samping yang dilakukan menggunakan hentakan kaki Tendangan melingkar yaitu tendangan yang dilakukan dengan menghentakkan punggung kaki secara melingkar

4. Teknik Tangkisan



Teknik tangkisan merupakan suatu teknik dalam pencak silat yang dilakukan untuk bertahan dari serangan lawan. Ada empat jenis teknik tangkisan yaitu tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.

·         Tangkisan dalam dilakukan dengan bagian tangan bergerak dari luar ke dalam sejajar dengan bahu

·         Tangkisan luar dilakukan dengan bagian tangan bergerak dari dalam ke luar sejajar dengan bahu

·         Tangkisan atas bertujuan untuk melindungi kepala dari serangan lawan menggunakan tangan atau siku

·         Tangkisan bawah dilakukan dengan posisi tangan seperti huruf X untuk menangkis serangan lawan dan melindungi bagian kemaluan

 

5. Teknik Guntingan

Teknik guntingan merupakan salah satu teknik dalam pencak silat yang dilakukan seperti gerakan menggunting. Tujuan dari gerakan ini yaitu untuk menjatuhkan lawan dengan cara menyerang kuda-kuda lawan. Guntingan dilakukan dengan menggabungkan tendangan dan jepitan agar lawan terkunci dan bisa jatuh.

6. Teknik Kuncian

Sesuai dengan namanya, teknik kuncian pada pencak silat diartikan sebagai gerakan yang dilakukan untuk mengunci pergerakan lawan. Teknik ini biasanya dilakukan dengan menyasar bagian vital dari tubuh, misalnya leher, pergelangan tangan, atau dagu lawan. Hal ini dilakukan agar lawan tidak berdaya atau tidak bisa bergerak.

 

Daftar Referensi

https://www.jurnalponsel.com/pencak-silat/

http://eprints.umm.ac.id/54991/3/BAB%20II.pdf

https://www.google.com/search?q=GAMBAR+TEKNIK+TEKNIK+PENCAK+SILAT&tbm=isch&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwiDqYa4p5HzAhXNAncKHT84Dx8Q3VZ6BAgBEBI&biw=1349&bih=625

http://eprints.umm.ac.id/35627/3/jiptummpp-gdl-sarjianto-49348-3-babii.pdf

 Penjasorkes. 2021. http://www.penjasorkes.com/2017/09/6-teknik-dasar-pencak-silat-kuda-kuda.html di uploadpada  Sabtu, 05 Juni 2021. diakses pada 20 September 2021 pukul 11.30 WIB

 

PERCAYA DIRI DALAM OLAHRAGA

 Hakim (2002) menyatakan kepercayaan diri dapat diartikan sebagai suatu keyakinan sesorang dari segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan ...