Rabu, 08 September 2021

Sejarah Pencak Silat (4)

Pembelajaran Pecak Silat

Nama              : Riswani

NPM               : 2006104020110

Unit                 : 4 (empat)

Pertemuan     : 4


gambar peragaan silat


Di Indonesia, nama pencak silat digunakan sejak 1948 untuk mempersatukan berbagai aliran seni bela diri tradisional yang ada di Indonesia. Awalnya pencak merupakan nama yang digunakan di Jawa, sedangkan silat digunakan di Sumatera, Semenanjung Malaya dan Kalimantan. Namun seiring berjalannya waktu, istilah pencak digunakan pada atraksi yang lebih mengedepankan unsur seni dan keindahan gerakan. Sedangkan istilah silat digunakan untuk atraksi yang mengedepankan unsur pertarungan

Sejarah Pencak Silat

Pencak silat merupakan salah satu jenis kesenian dan juga olahraga yaitu seni bela diri yang berasal dari Asia Tenggara di antaranya Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, Thailand, dan juga Indonesia Negara kita. Pencak silat ini merupakan tradisi kesenian yang di sebar melalui tradisi Melayu Nusantara. Hingga seiring berjalannya waktu, jenis kesenian bela diri ini juga mulai tersebar ke Negara Vietnam yang disebarkan oleh orang Indonesia. Hingga kini Negara Vietnam melahirkan pesilat-pesilat yang tangguh dan mendirikan organisasi induk pencak silat di Negara Indonesia yang diberi nama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Silat diperkirakan menyebar di Kepulauan Nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya dan Majapahit disebutkan memiliki pendekar-pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri dan dapat menghimpun prajurit-prajurit yang kemahirannya dalam pembelaan diri dapat diandalkan.Peneliti silat Donald F. Draeger berpendapat bahwa bukti adanya seni bela diri bisa dilihat dari berbagai artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik (Hindu-Buddha) serta pada pahatan relief-relief yang berisikan sikap-sikap kuda-kuda silat di candi Prambanan dan Borobudur. Dalam bukunya, Draeger menuliskan bahwa senjata dan seni beladiri silat adalah tak terpisahkan, bukan hanya dalam olah tubuh saja, melainkan juga pada hubungan spiritual yang terkait erat dengan kebudayaan Indonesia.Sementara itu Sheikh Shamsuddin berpendapat bahwa terdapat pengaruh ilmu bela diri dari Tiongkok dan India dalam silat. Hal ini karena sejak awal kebudayaan Melayu telah mendapat pengaruh dari kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Tiongkok, dan mancanegara lainnya.

Seorang pendekar Bali sedang memperagakan silat.

Pencak silat telah dikenal oleh sebagian besar masyarakat rumpun Melayu dalam berbagai nama.Di Semenanjung Malaysia dan Singapura, silat lebih dikenal dengan nama alirannya yaitu gayong dan cekak. Di Thailand, pencak silat dikenal dengan nama bersilat, dan di Filipina selatan dikenal dengan nama pasilat. Dari namanya, dapat diketahui bahwa istilah "silat" paling banyak menyebar luas, sehingga diduga bahwa bela diri ini menyebar dari Sumatra ke berbagai kawasan di rantau Asia Tenggara.

Tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari guru ke murid, sehingga catatan tertulis mengenai asal mula silat sulit ditemukan. Sejarah silat dikisahkan melalui legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain. Legenda Minangkabau, silat (bahasa Minangkabau: silek) diciptakan oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar di kaki Gunung Marapi pada abad ke-11. Kemudian silek dibawa dan dikembangkan oleh para perantau Minang ke seluruh Asia Tenggara. Demikian pula cerita rakyat mengenai asal mula silat aliran Cimande, yang mengisahkan seorang perempuan yang mencontoh gerakan pertarungan antara harimau dan monyet. Setiap daerah umumnya memiliki tokoh persilatan (pendekar) yang dibanggakan, misalnya Prabu Siliwangi sebagai tokoh pencak silat Sunda Pajajaran, Hang Tuah panglima Malaka,Gajah Mada mahapatih Majapahit dan Si Pitung dari Betawi.

 

Perkembangan silat secara historis mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum penyebar agama Islam pada abad ke-14 di Nusantara. Kala itu pencak silat diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di surau atau pesantren. Silat menjadi bagian dari latihan spiritual. Dalam budaya beberapa suku bangsa di Indonesia, pencak silat merupakan bagian tak terpisahkan dalam upacara adatnya. Misalnya kesenian tari Randai yang tak lain adalah gerakan silek Minangkabau kerap ditampilkan dalam berbagai perhelatan dan acara adat Minangkabau. Dalam prosesi pernikahan adat Betawi terdapat tradisi "palang pintu", yaitu peragaan silat Betawi yang dikemas dalam sebuah sandiwara kecil. Acara ini biasanya digelar sebelum akad nikah, yaitu sebuah drama kecil yang menceritakan rombongan pengantin pria dalam perjalanannya menuju rumah pengantin wanita dihadang oleh jawara (pendekar) kampung setempat yang dikisahkan juga menaruh hati kepada pengantin wanita. Maka terjadilah pertarungan silat di tengah jalan antara jawara-jawara penghadang dengan pendekar-pendekar pengiring pengantin pria yang tentu saja dimenangkan oleh para pengawal pengantin pria.

Silat lalu berkembang dari ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah asing. Dalam sejarah perjuangan melawan penjajah Belanda, tercatat para pendekar yang mengangkat senjata, seperti Panembahan Senopati, Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, Teungku Chik di Tiro, Teuku Umar, Tuanku Imam Bonjol, serta para pendekar wanita, seperti Sabai Nan Aluih, Cut Nyak Dhien, dan Cut Nyak Meutia.

Menyadari pentingnya mengembangkan peranan pencak silat maka dirasa perlu adanya organisasi pencak silat yang bersifat nasional, yang dapat pula mengikat aliran-aliran pencak silat di seluruh Indonesia. Pada tanggal 18 Mei 1948, terbentuklah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kini IPSI tercatat sebagai organisasi silat nasional tertua di dunia.

Pada 11 Maret 1980, Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) didirikan atas prakarsa Eddie M. Nalapraya (Indonesia), yang saat itu menjabat ketua IPSI. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Keempat negara itu termasuk Indonesia, ditetapkan sebagai pendiri Persilat.

 

Beberapa organisasi silat nasional antara lain adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) di Singapura, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) di Brunei. Telah tumbuh pula puluhan perguruan-perguruan silat di Amerika Serikat dan Eropa. Silat kini telah secara resmi masuk sebagai cabang olahraga dalam pertandingan internasional, khususnya dipertandingkan dalam ajang SEA Games.

 

DAFTAR REPERENSI

Adara Primadia.

2017. https://sejarahlengkap.com/olahraga/sejarah-pencak-silat. Diposting tanggal,  24 juli 2017. Diakases tanggal, 8 september 2021 pukul 13.00 WIB

 

Bilal Syahid.

2021. https://www.gurupendidikan.co.id/pencak-silat/. Diposting tanggal, 9 Juli 2021. Diakses tanggal, 8 september 2021, pukul 13.20 WIB

 

Wikipedia bahasa Indonesia.

2021. https://id.wikipedia.org/wiki/Pencak_silat.

Diposting tanggal, 8 Agustus 2021, pukul 15.40 WIB. Diakses pada 8 september 2021, pukul 13.42

 

 

 

Pengertian Pencak Silat (2&3)

Pembelajaran Pecak Silat

Nama              : Riswani

NPM               : 2006104020110

Unit                 : 4 (empat)

Minggu           : 3, Rabu 08 September 2021

 


Gambar serangan dan tangkisan cabor pencak silat



PENGERTIAN PENCAK SILAT

Menurut pendapat saya Pencak silat merupakan  aktivitas olahraga gerakan bela diri yang tertinggi juga menggunakan perasaan emosional dan memerhatikan seni keindahan, pencak silat adalah olahraga terpopuler di asia tenggara, pencaksilat merupakan seni beladiri yang berasal dari indonesia yang merupakan hasil  karya kebudayaan indonesia,  pencak silat memiliki gerakan dan latihan yang terstruktur sehingga  pencak silat memiliki teknik gerakan beragam diantaranya  keahlian mempertahankan diri dengan keahlian menangakis serangan dari musuh dan melawan  musuh.    Didukung pendapat ahli Menurut Sucipto, (2007: 10) “pencak silat merupakan ilmu bela diri warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia untuk mempertahankan kehidupannya, manusia selalu membela diri dari ancaman alam, binatang, maupun sesamanya yang dianggap mengancam integritasnya”. (Hasan Alwi dkk, 2008:1043).   Mengungkapkan “Pencak adalah permainan atau sebuah keahlian untuk mempertahankan diri dengan kepandaian menangkis, mengelak, dsb”. Pencak Silat Ditetapkan UNESCO “sebagai Warisan Budaya Tak BendaTradisi pencak silat terdiri dari tradisi lisan; seni pertunjukan, ritual dan festival; kerajinan tradisional; pengetahuan dan praktik sosial serta kearifan lokal”. Pada akhirnya, PB IPSI pada tahun 1975 (dalam Sucipto, 2001:26) mendefinisikan bahwa pencak silat adalah hasil suatu budaya manusia Indonesia untuk membela diri, mempertahankan eksistensi dan integritasnya terhadap lingkungan hidup untukmencapai keselarasan atau keseimbangan hidup untuk meningkatkan iman dantaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Jadi dapat disimpulkan bahwa pencak silat merupakan suatu kepandaian berkelahi dan seni bela diri khas Indonesia dengan ketangkasan membela diri serta menyerang untuk petandingan atau mempertahankan diri dari musuh dan kita harus berbangga bahwa pencak silat merupakan cabor yang berasal dari indonesia

 

Daftar pustaka

Kwri UNESCO.2020

 

https://kwriu.kemdikbud.go.id/berita/pencak-silat-ditetapkan-unesco-sebagai-warisan-budaya-tak-benda/ diposting tanggal 21 februari 2020. diakses tanggal 08 september 2021 pukul 11:38 wib

 

Pak Dosen.2021.

https://pakdosen.co.id/pencak-silat/  diposting 12 Agustus 2021. Diakses 08 september 2021 pukul 11.51

 

Sarjianto.2017

Sarjianto.2017.http://eprints.umm.ac.id/35627/3/jiptummpp-gdl-sarjianto-49348-3-babii.pdf diposting tanggal 25 agustus 2017 pukul 08.10 wib. diakses Tanggal 08 september 2021 pukul 10.45 wib

 

 

 

Jumat, 08 Januari 2021

Falsafah Pendidikan Kesehatan

 Falsafah Pendidikan Kesehatan


    Pembinaan kegiatan hidup manusia tidak dapat terlepas dari dasar filsafat atau pandangan hidup manusia itu sendiri, terutama terhadap konsep hidup sehat.Keadaan jasmani manusai merupakan gambaran unsur biologis (keturunan) yang terdiri dari berbagai unsur yang menentukan wujud dan bentuk dirinya, dilanjutkan dengan keadaan rohani sebagai wujud curahan kejiwaan dan terakhir keadaan sosial sebagai wujud penampilan diri dalam lingkungan.
     Falsafah pendidikan kesehatan dan olahraga di Indonesia Apakah falsafah itu? Yang dimaksud dengan falsafah disini ialah ilmu kemanusian yang berusaha mencapai kebenaran yang nyata (Rubinson, 1987 hal 35) sebagai bentuk umum dari pemahaman manusia akan arti kehidupan. Sebagai contoh, para ahli filsafat mempersoalkan mengenai siapa sava? Dimana saya berada? Mengapa saya hidup? Atau untuk apa saya hidup?pendidikan jasmani atau olahraga memberi bantuan maksimal bagi pengembangan potensi seseorang secara optimal selama hidupnya, dengan jalan menempatkan dirinya dalam lingkungan yang sangat menunjang pencapaian tujuannya.


Pengembangan proses belajar mengajar

Pengembangan Prosesbelajar Mengajar

    Proses Pembelajaran  merupakan kegiatan belajar mengajar yang berperan dalam menentukan keberhasilan belajar siswa. Dari proses pembelajaran itu akan terjadi sebuah kegiatan timbal balik antara guru dengan siswa untuk menuju tujuan yang lebih baik
    Dalam proses belajar dan mengajar siswa harus mendapatkan pengetahuan dan pemahaman, 
guru sebagai fasilitator memberikan informasi dan mahasiswa atau siswa seharusnya mengembangkan pengetahuan yang telah di berikan guru atau dosen dengan cara membuat makna tersendiri dari informasi yang telah diberikan fasilitator agar ilmu tersebut bukan hanya di ingat namun di fahami juga maknanya 

Rabu, 06 Januari 2021

Kesehatan Mental

Kesehatan Mental



Pengertian Kesehatan Mental

Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang.

Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Beberapa jenis gangguan mental yang umum ditemukan, antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit mental hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu, seperti postpartum depression hanya menyerang ibu setelah melahirkan.

 

Gejala Kesehatan Mental

Gangguan mental atau penyakit mental dapat diawali dengan beberapa gejala berikut ini, antara lain:

  • Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman-teman.
  • Delusi, paranoia, atau halusinasi.
  • Kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi.
  • Ketakutan, kekhawatiran, atau perasaan bersalah yang selalu menghantui.
  • Ketidakmampuan untuk mengatasi stres atau masalah sehari-hari.
  • Marah berlebihan dan rentan melakukan kekerasan.
  • Memiliki pengalaman dan kenangan buruk yang tidak dapat dilupakan.
  • Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
  • Menarik diri dari orang-orang dan kegiatan sehari-hari.
  • Mendengar suara atau mempercayai sesuatu yang tidak benar.
  • Mengalami nyeri yang tidak dapat dijelaskan.
  • Mengalami perubahan suasana hati drastis yang menyebabkan masalah dalam hubungan dengan orang lain.
  • Merasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, kesal, khawatir, dan takut yang tidak biasa.
  • Merasa sedih, tidak berarti, tidak berdaya, putus asa, atau tanpa harapan.
  • Merokok, minum alkohol lebih dari biasanya, atau bahkan menggunakan narkoba.
  • Perubahan drastis dalam kebiasaan makan, seperti makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Perubahan gairah seks.
  • Rasa lelah yang signifikan, energi menurun, atau mengalami masalah tidur.
  • Tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti merawat anak atau pergi ke sekolah atau tempat kerja.
  • Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.

 

Penyebab Kesehatan Mental

Beberapa penyebab umum dari gangguan mental, antara lain:

  • Cedera kepala.
  • Faktor genetik atau terdapat riwayat pengidap gangguan mental dalam keluarga.
  • Kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan lainnya.
  • Kekerasan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa kanak-kanak.
  • Memiliki kelainan senyawa kimia otak atau gangguan pada otak.
  • Mengalami diskriminasi dan stigma.
  • Mengalami kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat.
  • Mengalami kerugian sosial, seperti masalah kemiskinan atau utang.
  • Merawat anggota keluarga atau teman yang sakit kronis.
  • Pengangguran, kehilangan pekerjaan, atau tunawisma.
  • Pengaruh zat racun, alkohol, atau obat-obatan yang dapat merusak otak.
  • Stres berat yang dialami dalam waktu yang lama.
  • Terisolasi secara sosial atau merasa kesepian.
  • Tinggal di lingkungan perumahan yang buruk.
  • Trauma signifikan, seperti pertempuran militer, kecelakaan serius, atau kejahatan dan yang pernah dialami.

 

Faktor Risiko Kesehatan Mental

Beberapa faktor risiko gangguan mental, antara lain:

  • Perempuan memiliki risiko tinggi mengidap depresi dan kecemasan, sedangkan laki-laki memiliki risiko mengidap ketergantungan zat dan antisosial.
  • Perempuan setelah melahirkan.
  • Memiliki masalah di masa kanak-kanak atau masalah gaya hidup.
  • Memiliki profesi yang memicu stres, seperti dokter dan pengusaha.
  • Memiliki riwayat anggota keluarga atau keluarga dengan penyakit mental.
  • Memiliki riwayat kelahiran dengan kelainan pada otak.
  • Memiliki riwayat penyakit mental sebelumnya.
  • Mengalami kegagalan dalam hidup, seperti sekolah atau kehidupan kerja.
  • Menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan terlarang.

 

Diagnosis Kesehatan Mental

Dokter ahli jiwa atau psikiater akan mendiagnosis suatu gangguan mental dengan diawali suatu wawancara medis dan wawancara psikiatri lengkap mengenai riwayat perjalanan gejala pada pengidap serta riwayat penyakit pada keluarga pengidap. Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik yang menyeluruh untuk mengeliminasi kemungkinan adanya penyakit lain.

Jika diperlukan, dokter akan meminta untuk dilakukan pemeriksaan penunjang, seperti pemeriksaan fungsi tiroid, skrining alkohol dan obat-obatan, serta CT scan untuk mengetahui adanya kelainan pada otak pengidap. Jika kemungkinan adanya penyakit lain sudah dieliminasi, dokter akan memberikan obat dan rencana terapi untuk membantu mengelola emosi pengidap.

 

Pencegahan Kesehatan Mental

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan mental, yaitu:

  • Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik.
  • Membantu orang lain dengan tulus.
  • Memelihara pikiran yang positif.
  • Memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah.
  • Mencari bantuan profesional jika diperlukan.
  • Menjaga hubungan baik dengan orang lain.
  • Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.

 

Pengobatan Kesehatan Mental

Beberapa pilihan pengobatan yang akan dilakukan dokter dalam menangani gangguan mental, antara lain:

  • Psikoterapi. Psikoterapi merupakan terapi bicara yang memberikan media yang aman untuk pengidap dalam mengungkapkan perasaan dan meminta saran. Psikiater akan memberikan bantuan dengan membimbing pengidap dalam mengontrol perasaan. Psikoterapi beserta perawatan dengan menggunakan obat-obatan merupakan cara yang paling efektif untuk mengobati penyakit mental. Beberapa contoh psikoterapi, antara lain cognitive behavioral therapy, exposure therapy, dialectical behavior therapy, dan sebagainya.
  • Obat-obatan. Pemberian obat-obatan untuk mengobati penyakit mental umumnya bertujuan untuk mengubah senyawa kimia otak di otak. Obat-obatan tersebut berupa golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), serotonin-norepinephrine reuptake inhibitor (SNRIs), dan antidepresan trisiklik. Obat-obatan ini umumnya dikombinasikan dengan psikoterapi untuk hasil pengobatan yang lebih efektif.
  • Rawat inap. Rawat inap diperlukan jika pengidap membutuhkan pemantauan ketat terhadap gejala-gejala penyakit yang dialaminya atau terdapat kegawatdaruratan di bidang psikiatri, misalnya percobaan bunuh diri.
  • Support groupSupport group umumnya beranggotakan pengidap penyakit mental yang sejenis atau yang sudah dapat mengendalikan emosinya dengan baik. Mereka berkumpul untuk berbagi pengalaman dan membimbing satu sama lain menuju pemulihan.
  • Stimulasi otak. Stimulasi otak berupa terapi elektrokonvulsif, stimulasi magnetik transkranial, pengobatan eksperimental yang disebut stimulasi otak dalam, dan stimulasi saraf vagus.
  • Pengobatan terhadap penyalahgunaan zat. Pengobatan ini dilakukan pada pengidap penyakit mental yang disebabkan oleh ketergantungan akibat penyalahgunaan zat terlarang.
  • Membuat rencana bagi diri sendiri, misalnya mengatur gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari, untuk melawan penyakit mental. Rencana ini bertujuan untuk memantau kesehatan, membantu proses pemulihan, dan mengenali pemicu atau tanda-tanda peringatan penyakit.

 

Hal- hal yang tentang penyakit

Hal- hal yang tentang penyakit


Tubuh sering sakit-sakitan bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari lemahnya daya tahan tubuh atau seringnya terpapar kuman, virus, atau parasit. Hal ini bisa disebabkan gaya hidup yang kurang sehat, lingkungan hidup yang tidak higienis, hingga gangguan kesehatan tertentu.

Berbagai jenis kuman, virus, dan parasit dapat menyebabkan infeksi pada tubuh, sehingga membuat tubuh sakit-sakitan. Namun untuk menanggulanginya, tubuh sebetulnya memiliki sistem pertahanan alami yang disebut dengan sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun terdiri dari zat antibodi, sel, jaringan, dan organ tertentu, mulai dari sel darah putih, limpa, sumsum tulang, kelenjar getah bening, hingga tameng alami tubuh, seperti kulit dan rambut, serta lendir di jaringan mukosa tubuh.

Ketika sistem kekebalan tubuh lemah atau bermasalah, maka tubuh bisa menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Penyebab Tubuh Sering Sakit-sakitan

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami sakit, baik sakit kepala, sakit perut, demam, pilek, dan batuk. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi dan menandakan bahwa daya tahan tubuh sedang aktif bekerja untuk melawan infeksi.

Tetapi bila tubuh sering sakit-sakitan, ada beberapa faktor yang dapat menjadi kemungkinan penyebabnya, yaitu:

1. Pola makan kurang sehat

Daya tahan tubuh yang kuat bisa Anda miliki dengan banyak mengonsumsi makanan sehat yang kaya akan nutrisi, seperti antioksidan, protein, omega-3, serta vitamin dan mineral. Contohnya adalah sayur dan buah-buahan, telur, ikan, kerang, kacang, yoghurt, dan biji-bijian, seperti gandum.

Sebaliknya, kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat dapat membuat daya tahan tubuh lemah dan rentan sakit. Karena itu, kurangilah konsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan cepat saji atau makanan tinggi lemak jenuh, terlalu asin, atau terlalu manis.

Hindari pula kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak higienis, makanan yang mentah, setengah matang, atau makanan yang sudah basi karena makanan tersebut mengandung kuman dan parasit penyebab infeksi.

2. Kekurangan cairan

Selain makanan sehat, perbanyak konsumsi cairan, mulai dari air putih, teh, dan jus buah, juga bisa mencegah Anda sakit-sakitan. Dengan mencukupi kebutuhan cairan tiap harinya, asupan nutrisi ke seluruh sel di dalam tubuh akan terjaga dan organ tubuh dapat berfungsi secara normal.

Air juga berfungsi untuk melembabkan area mulut, hidung, dan tenggorokan agar virus dan kuman tidak mudah masuk. Oleh sebab itu, risiko Anda terserang penyakit akan lebih tinggi jika tubuh kekurangan cairan. Tak hanya itu, kurang minum air juga bisa meningkatkan risiko tubuh untuk mengalami dehidrasi.

Hindari konsumsi minuman beralkohol berlebihan karena dapat menganggu kesehatan dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

3. Stres berkepanjangan

Stres yang terjadi sesekali dan mereda setelah penyebabnya diatasi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.

Akan tetapi, jika Anda merasa stres berat dan berkepanjangan atau stres sudah menimbulkan masalah kesehatan mental, seperti depresi atau gangguan cemas, maka dampaknya bisa membuat daya tahan tubuh lemah. Akibatnya, tubuh pun akan menjadi mudah jatuh sakit.

4. Kurang tidur

Berbagai penelitian menyatakan bahwa kebiasaan kurang tidur dapat menurunkan kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi. Tak hanya itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Karena itu, Anda disarankan untuk tidak sering begadang dan tidurlah pada jadwal yang teratur, dengan durasi 7 – 9 jam setiap malamnya.

5. Malas mencuci tangan

Saat beraktivitas sepanjang hari, tanpa disadari tangan Anda mungkin telah menyentuh sesuatu yang kotor dan terdapat virus dan bakteri. Misalnya, saat mengganti popok bayi, setelah buang air kecil atau besar, memegang gagang pintu, bahkan saat menyentuh layar HP.

Karena itu, jika Anda jarang atau malas cuci tangan, maka kebiasaan ini dapat meningkatkan peluang kuman dan virus yang ada di tangan masuk ke tubuh melalui mulut, hidung, atau mata. Oleh karena itu, Anda perlu rutin membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan benar agar tubuh tidak mudah sakit-sakitan.

6. Kurang menjaga kebersihan

Kebersihan tubuh dan lingkungan memegang peranan penting dalam mencegah penyakit infeksi. Ketika kebersihan atau sanitasi tidak terjaga, maka kuman, virus, dan parasit penyebab infeksi akan mudah berkembang biak dan menyerang tubuh Anda.

Jika sudah demikian, Anda tetap akan rentan terkena infeksi meski sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik.

Jadi, penting untuk rutin membersihkan rumah, tidak membuang sampah sembarangan, rajin mencuci tangan, dan sering menyikat gigi agar kebersihan tubuh terjaga dan tidak mudah terserang penyakit.

7. Kondisi medis tertentu

Selain beberapa akibat beberapa faktor di atas, melemahnya daya tahan tubuh juga bisa disebabkan oleh penyakit atau kondisi medis tertentu, di antaranya:

  • Efek samping obat-obatan, seperti kemoterapi.
  • Pernah menjalan operasi pengangkatan limpa (splenektomi).
  • HIV/AIDS.
  • Leukopenia atau kondisi rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap infeksi.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom DiGeorge.
  • Malnutrisi

Sakit-sakitan yang disebabkan oleh pola hidup tidak sehat dapat dicegah dan diatasi dengan menerapkan gaya hidup sehat, menjalani pola makan sehat dan seimbang, istirahat cukup, rutin berolahraga, tidak merokok, dan melengkapi imunisasi.

Jika terjadi sesekali, tubuh yang sakit-sakitan mungkin bukanlah disebabkan oleh hal yang berbahaya. Namun, jika tubuh sering sakit-sakitan hingga membuat Anda sering tidak masuk kerja atau sekolah, maka sebaiknya kondisi ini diperiksakan ke dokter karena bisa saja disebabkan oleh gangguan kesehatan tertentu. 

Rabu, 16 Desember 2020

PELAKSANAAN PROGRAM POKOK UKS




 Pengertian Trias UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) adalah tiga program pokok UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), yakni Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat

 UKS secara langsung berhubungan dengan Promosi kesehatan di sekolah yang merupakan suatu upaya untuk menciptakan sekolah menjadi suatu komunitas yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekolah melalui 3 kegiatan utama ;

a)     Penciptaan lingkungan sekolah yang sehat,

b)    Pemeliharaan dan pelayanan kesehatan di sekolah,

c)    Upaya pendidikan yang berkesinambungan.

Mengikutsertakan secara aktif guru , murid dan orang tua murid dalam usaha :

a)      Memberikan pendidikan kesehatan dalam rangka menanamkan kebiasaan hidup sehat sehari-hari

b)      Mengawasi kesehatan anak murid serta mengenal kelainan kesehatan sedini mungkin

c)      Melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dan pengobatan


PERCAYA DIRI DALAM OLAHRAGA

 Hakim (2002) menyatakan kepercayaan diri dapat diartikan sebagai suatu keyakinan sesorang dari segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan ...